Solid Gold Berjangka | Harga perak naik tipis pada hari Rabu (7/8), didorong oleh permintaan safe haven dan meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve paling cepat pada bulan September. Namun, kenaikan dibatasi oleh rebound dolar AS dan kenaikan imbal hasil Treasury.
Pada pukul 11:22 GMT, Perak diperdagangkan pada harga $27,13, naik $0,17 atau 0,61%.
Kekhawatiran Permintaan Industri
Meskipun kenaikannya kecil, para skeptis mencatat bahwa kenaikan perak mungkin dibatasi oleh perlambatan ekonomi yang diantisipasi di Tiongkok dan Amerika Serikat, yang berpotensi melemahkan permintaan industri. Faktor ini tetap menjadi pertimbangan utama bagi para pedagang yang menilai prospek jangka panjang logam tersebut.
Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Fed
Para pedagang telah menyesuaikan ekspektasi penurunan suku bunga mereka setelah laporan pekerjaan yang lemah minggu lalu. CME FedWatch Tool sekarang menunjukkan peluang 100% penurunan suku bunga pada bulan September, dengan hampir 105 basis poin penurunan diantisipasi pada akhir tahun. Prospek kebijakan moneter yang lebih longgar ini memberikan dukungan bagi perak sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.
Imbal Hasil Treasury dan Pergerakan Dolar
Imbal hasil Treasury naik pada hari Rabu pagi karena pasar global terus berbalik arah dari aksi jual ekuitas yang dramatis di awal minggu. Imbal hasil Treasury 10 tahun acuan naik lebih dari 4 basis poin menjadi 3,9354%. Secara bersamaan, indeks dolar bergerak menjauh dari level terendah tujuh bulan yang dicapai pada hari Senin, yang berpotensi membatasi kenaikan perak.
Sumber: FXempire