Harga Minyak Sedikit Tertekan, Pasar Siaga Kenaikan Produksi OPEC+

Solid Gold Berjangka Semarang | Harga minyak berjangka turun tipis dalam perdagangan yang sepi pada hari libur pada hari Jumat (04/7), karena pasar menantikan pertemuan OPEC+ akhir pekan ini dan kemungkinan negara-negara anggota akan memutuskan untuk menaikkan produksi.

Harga minyak mentah Brent turun 50 sen, atau 0,7%, pada $68,30 per barel sementara minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 50 sen, atau 0,75%, pada $66,50 sesaat sebelum pukul 13.00 EDT (17.00 GMT). Perdagangan sepi karena hari libur Hari Kemerdekaan AS.

Harga minyak mentah Brent naik sekitar 0,8% dari penutupan Jumat lalu dan harga minyak mentah WTI naik sekitar 1,5%.

Delapan negara OPEC+ kemungkinan akan kembali menaikkan produksi minyak untuk bulan Agustus pada pertemuan hari Sabtu dalam upaya mereka untuk meningkatkan pangsa pasar. Pertemuan tersebut dimajukan sehari menjadi hari Sabtu. “Jika kelompok tersebut memutuskan untuk meningkatkan produksinya sebesar 411.000 barel per hari (bph) pada bulan Agustus, seperti yang diharapkan, untuk bulan keempat berturut-turut, estimasi neraca minyak untuk paruh kedua tahun ini akan dinilai ulang dan akan menunjukkan percepatan peningkatan cadangan minyak global,” kata analis PVM Tamas Varga.

“Tampaknya ada aksi ambil untung karena kekhawatiran bahwa OPEC akan meningkatkan produksi lebih dari yang diharapkan,” kata Phil Flynn, analis senior di kelompok Price Futures.

Ia menambahkan bahwa investor tampaknya berada dalam mode tunggu dan lihat, bersiap untuk bereaksi terhadap langkah OPEC sambil juga mencermati implikasi dari paket pemotongan pajak dan pengeluaran besar-besaran Presiden AS Donald Trump, yang akan ditandatangani menjadi undang-undang pada sebuah upacara di Gedung Putih pada hari Jumat.

Harga minyak mentah juga tertekan oleh laporan di situs berita AS Axios, yang mengatakan Amerika Serikat berencana untuk melanjutkan perundingan nuklir dengan Iran minggu depan, sementara menteri luar negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Teheran tetap berkomitmen pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir.

Sementara itu, ketidakpastian atas kebijakan tarif AS kembali menjadi sorotan saat berakhirnya jeda 90 hari pada pungutan yang lebih tinggi.

Negosiator Uni Eropa sejauh ini gagal mencapai terobosan dalam negosiasi perdagangan dengan pemerintahan Trump dan sekarang mungkin berusaha untuk memperpanjang status quo untuk menghindari kenaikan tarif, enam diplomat UE yang diberi pengarahan tentang perundingan tersebut mengatakan pada hari Jumat.

Secara terpisah, Barclays mengatakan telah menaikkan perkiraan harga minyak Brent sebesar $6 menjadi $72 per barel untuk tahun 2025 dan sebesar $10 menjadi $70 per barel untuk tahun 2026 karena prospek permintaan yang membaik.(alg)

Sumber: Reuters

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PERHATIAN!!!
MANAGEMEN PT. SOLID GOLD BERJANGKA (PT SGB) MENGHIMBAU KEPADA SELURUH MASYARAKAT UNTUK LEBIH BERHATI-HATI TERHADAP BEBERAPA BENTUK PENIPUAN YANG BERKEDOK INVESTASI MENGATASNAMAKAN PT SGB DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ELEKTRONIK ATAUPUN SOSIAL MEDIA. UNTUK ITU HARUS DIPASTIKAN BAHWA TRANSFER DANA KE REKENING TUJUAN (SEGREGATED ACCOUNT) GUNA MELAKSANAKAN TRANSAKSI PERDAGANGAN BERJANGKA ADALAH ATAS NAMA PT SOLID GOLD BERJANGKA, BUKAN ATAS NAMA INDIVIDU.