Minyak WTI Turun ke Level Terendah dalam Lebih dari Tujuh Pekan

Minyak WTI Turun ke Level Terendah dalam Lebih dari Tujuh Pekan

Solid Gold Berjangka Semarang | Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun ke level terendah hampir dua bulan pada Selasa pagi akibat lemahnya permintaan dari Tiongkok dan menurunnya minat investor terhadap komoditas tersebut.

Harga minyak mentah WTI ditutup turun US$1,08 menjadi US$74,73 per barel, level terendah sejak 5 Juni, sementara harga minyak mentah Brent untuk bulan September terakhir turun US$1,02 menjadi $78,76.

Penurunan ini terjadi karena permintaan dari Tiongkok, importir nomor 1, tetap lemah karena negara tersebut menghadapi krisis utang untuk sektor real estat utamanya, permintaan konsumen yang menurun, dan pengangguran kaum muda yang tinggi sementara Partai Komunis yang berkuasa telah menghindari langkah-langkah stimulus yang mahal untuk menghidupkan kembali permintaan. Minat investor yang lemah juga menghambat harga, dengan Reuters melaporkan bahwa dana lindung nilai dan pengelola uang minggu lalu menjual kontrak untuk 103 juta barel, memangkas posisi bersih mereka menjadi 380 juta barel, turun dari 524 juta barel pada 2 Juli.

Penurunan ini juga terjadi menjelang pertemuan OPEC hari Kamis, yang diperkirakan akan berakhir tanpa perubahan pada pemotongan produksi sukarela sebesar 2,2 juta barel per hari karena kartel tersebut berupaya untuk terus mendukung harga meskipun permintaan sedang lemah.(yds)

Sumber: MT newswires

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PERHATIAN!!!
MANAGEMEN PT. SOLID GOLD BERJANGKA (PT SGB) MENGHIMBAU KEPADA SELURUH MASYARAKAT UNTUK LEBIH BERHATI-HATI TERHADAP BEBERAPA BENTUK PENIPUAN YANG BERKEDOK INVESTASI MENGATASNAMAKAN PT SGB DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ELEKTRONIK ATAUPUN SOSIAL MEDIA. UNTUK ITU HARUS DIPASTIKAN BAHWA TRANSFER DANA KE REKENING TUJUAN (SEGREGATED ACCOUNT) GUNA MELAKSANAKAN TRANSAKSI PERDAGANGAN BERJANGKA ADALAH ATAS NAMA PT SOLID GOLD BERJANGKA, BUKAN ATAS NAMA INDIVIDU.