Nikkei Saham-saham Tokyo ditutup lebih tinggi pada hari Selasa setelah perdagangan berliku-liku antara wilayah positif dan negatif pada hari Selasa, karena investor mencari petunjuk baru. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,30 persen, atau 97,58 poin, menjadi 33.036,76, sedangkan indeks Topix yang lebih luas bertambah 0,17 persen, atau 4,12 poin, menjadi 2.377,85. Hang Seng Saham-saham Hong Kong jatuh pada hari Selasa (5/9) menyusul serangkaian data Tiongkok yang lemah sementara para pedagang mengharapkan langkah-langkah stimulus baru yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan mendukung sektor properti. Indeks Hang Seng merosot 2,06 persen atau 387,25 poin ke level 18.456,91. Indeks Shanghai Composite melemah 0,71 persen atau 22,69 poin ke level 3.154,37, sedangkan Indeks Shenzhen Composite di bursa kedua Tiongkok kehilangan 0,58 persen atau 11,54 poin ke level 1.970,08. Emas Emas berjangka turun pada hari Selasa (5/), dengan harga kontrak bulan depan berada pada level terendah dalam sepekan. Terkait berlanjutnya ketahanan imbal hasil Treasury AS, yang diikuti dengan penguatan dolar AS telah mendorong harga emas turun dari level tertinggi satu bulan pada pekan lalu, kata Michael Hewson, kepala analis pasar di CMC Markets Inggris. Emas untuk pengiriman Desember turun $14,50, atau 0,7%, yang menetap di $1,952.60 per ons di Comex, penyelesaian kontrak teraktif terendah sejak 28 Agustus, menurut Dow Jones Market Data. Minyak Harga minyak berjangka AS pada hari Selasa (5/9) menetap di level tertingginya sejak bulan November, terangkat oleh berita bahwa Arab Saudi dan Rusia telah memutuskan untuk memperpanjang pengurangan produksi nya hingga akhir tahun. Minyak mentah West Texas Intermediate bulan Oktober naik $1,14, atau 1,3%, menjadi $86,69 per barel di New York Mercantile Exchange. Harga berdasarkan kontrak bulan depan berakhir pada level tertinggi sejak pertengahan November, menurut data FactSet.
Market Review, Selasa 5 September 2023