PT Solid Gold Berjangka Semarang | Harga emas turun pada hari Selasa (7/11) karena kenaikan dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah yang tinggi, seiring memudarnya pembelian aset-aset safe-haven pasca meredanya kekhawatiran atas perang Timur Tengah yang lebih luas.
Emas untuk pengiriman Desember terakhir terlihat turun US$16,20 menjadi US$1.972,40 per ounce.
Penurunan ini terjadi karena dolar dan imbal hasil bergerak lebih tinggi sementara aksi ambil untung juga melemahkan harga logam.
“Lonjakan imbal hasil Treasury yang lebih tinggi kembali memicu aksi ambil untung tambahan pada emas,” kata Saxo Bank.
Namun imbal hasil Treasury beragam di awal, dengan imbal hasil obligasi dua tahun AS terakhir terlihat naik 3,3 basis poin menjadi 4,597%, sedangkan obligasi 10 tahun membayar 4,616%, turun 3,5 basis poin.
Dolar menguat, membuat emas lebih mahal bagi pembeli internasional. Indeks dolar ICE terakhir terlihat naik 0,48 poin menjadi 105,69. (Arl)